14 Peralatan Aquarium yang Perlu Anda Miliki

Sending
Rating Pembaca (Klik Bintang)
0 (0 votes)
Rating dari Komentar 0 (0 reviews)

Ingin punya pikiran yang lebih tenang? Salah satu caranya Anda bisa menambahkan aquarium di rumah, atau bahkan di tempat kerja. Sayangnya tidak semua orang memahami aquarium, berbagai masalah sering ditemui, seperti ikan yang tidak tahan hidup lama hingga air akuarium yang sering kotor dan berlumut.

Padahal dengan perlengkapan atau peralatan aquarium yang tepat, merawat aquarium bisa dilakukan dengan mudah. Nah,agar Anda bisa memulai memiliki aquarium yang sehat dan ikan peliharaan yang bisa bertahan hidup lama, yuk pahami dulu apa saja peralatan akuarium yang perlu anda miliki terlebih dahulu.

Aquarium sebagai Media Hidup Ikan

Sebagai media hidup ikan peliharaan, aquarium memiliki kelemahan berupa luas area yang sangat terbatas, hanya bisa diisi beberapa ekor ikan, suhu air cepat berubah-ubah, sisa pakan dan kotoran cepat terakumulasi, aquarium cepat berlumut, ikan mudah mati, air mudah kotor, dan sebagainya. Hal ini membuat banyak orang berpikir ulang sebelum membeli atau memiliki akuarium. Namun, kelemahan tersebut bisa diatasi karena ada banyak peralatan aquarium penunjang yang dengan penggunaan yang tepat bisa mengatasi berbagai permasalahan tersebut.

Kelemahan yang bersifat teknis tersebut kini bukan lagi hambatan, peralatan aquarium selain bisa mengatasi juga bisa menambah keindahan dari akuarium itu sendiri. Anda perlu untuk memahami apa saja peralatan aquarium dan fungsinya yang penulis jelaskan di bawah ini secara lengkap.

1. Aerator

Karena area permukaan air yang terbatas tidak seperti di kolam besar atau media perairan lainnya, yang sering menjadi masalah di aquarium adalah kurangnya jumlah oksigen terlarut dalam air. Aerator atau juga disebut pompa udara bisa mengatasi kekurangan oksigen dalam air aquarium tanpa harus menambah luasnya.

Aerator menghasilkan gelembung udara yang sepintas mirip dengan gerakan air dari mata air. Oksigen dihasilkan dari gerakan/riak/gelombang pada permukaan air, walaupun bukan oksigen murni. Alat ini sudah sering digunakan para pemilik akuarium. Pilih yang bersuara paling senyap, karena penggunaan alat ini sebetulnya menimbulkan noise yang mungkin mengganggu pendengaran Anda.

Sebagai tambahan informasi untuk Anda, menambahkan peralatan aerator pad aquarium bukan berarti Anda bisa kemudian memasukkan ikan yang lebih banyak ke dalam aquarium karena menganggap oksigen di dalamnya lebih banyak. Jumlah ikan tetap harus disesuaikan dengan volume aquarium, sebab ikan membutuhkan ruang gerak bebas juga.

2. Batu Aerasi

Kekurangan oksigen selain bisa diatasi dengan peralatan aerator yang telah penulis jelaskan di atas, perlu dipikirkan pula agar gelembung udara yang ditimbulkan aerator tidak merusak dekorasi aquarium sebab gerakan dari gelembung udara yang dihasilkan di dalam air bisa saja merusak tanaman hias yang ada di pasir atau hiasan dan dekorasi aquarium lainnya.

Untuk menguranginya, Anda perlu menambah alat batu aerasi atau batu apung. Batu aerasi ini bisa memperkecil ukuran gelembung udara di dalam air tanpa mengurangi jumlah oksigennya. Bahkan sebetulnya dengan jumlah gelembung yang lebih banyak namun dengan ukuran yang lebih kecil bisa menambah luas permukaan kontak udara dengan air. Sehingga oksigen terlarut dalam air bisa lebih banyak (sampai batas tertentu) dan gejolak air akuarium lebih tenang.

Batu aerasi memiliki pori-pori kecil di permukaannya dan jika dilewati oleh udara,maka udara akan terpecah dan bisa terbagi rata, itulah yang membuat batu aerasi mampu membuat gelembung udara menjadi kecil-kecil dan banyak.

Kehadiran batu aerasi  juga bisa menambah suasana aquarium menjadi lebih indah dan semarak. Batu aerasi kini banyak dikreasikan, ada banyak model yang menarik dan harganya terjangkau. Batu aerasi juga mudah didapatkan di toko peralatan ikan.

Anda akan melihat, dengan menambahkan batu aerator, selang aerator ujungnya akan menghasilkan gelembung udara yang kecil namun jumlahnya banyak, sedangkan jika Anda tidak menambahkan batu aerasi, udara dari selang aerator akan keluar dalam jumlah yang sedikit namun besar gelembungnya.

Jadi, pilih batu aerasi yang sesuai dengan ukuran aquarium Anda, tempatkan di dasar aquarium atau di letak yang tersembunyi agar keindahan gelembung udara yang dihasilkan aerator tetap bisa dinikmati.

3. Filter Aquarium

Seperti yang telah penulis jelaskan di atas, salah satu masalah yang sering terjadi di aquarium adalah air yang cepat kotor. Nah, untuk menguranginya Anda bisa menambahkan peralatan aquarium yang disebut dengan filter aquarium. Alat ini bisa menyaring segala macam kotoran yang ada di dalam aquarium, tergantung pada jenis dan ukuran media saringan yang digunakan.

Filter aquarium umumnya bekerja secara otomatis, menyedot air kotor dan mengeluarkan air yang lebih bersih. Dengan filter akuarium, air menjadi lebih jernih dan tidak keruh, ikan yang Anda pelihara bisa tinggal lebih nyaman, serta pemandangan aquarium pun nampak lebih indah.

Ada banyak sekali model dan ukuran filter aquarium. Filter utama yang sering digunakan pada aquarium biasanya tergantung ukurannya. Misal aquarium sedang – besar; sump filter, cartridge, top filter. Aquarium kecil-sedang; sponge filter, undergravel, hang on back (HOB). Silakan lihat berbagai jenis filter di toko peralatan aquarium dan diskusikan kebutuhan anda dengan penjual. Bila tidak ingin terlalu repot dalam menggunakan berbagai jenis media filter dan tidak ada kebutuhan tertentu gunakan saja media standar yang tahan lama seperti fiber/kapas atau sponge.

4. Tempat Pakan Ikan

Agar air aquarium tidak cepat keruh, pakan ikan bisa diberi tempat khusus, tidak disebar di atas air saat memberi makan. Kelangsungan hidup ikan akan lebih terjamin dan tidak ada masalah kelebihan makanan yang umumnya menjadi sebab utama air aquarium cepat kotor.

Tempat pakan ikan tipe ini ditempatkan di permukaan akuarium, memudahkan ikan untuk makan tanpa khawatir akan berceceran, cara kerjanya otomatis, bisa dicomot ikan setiap saat sehingga lebih praktis dan bersih.

Ada juga jenis tempat pakan ikan otomatis/elektrik, yang bekerja dengan cara berputar sesuai dengan waktu yang ditentukan dan menggunakan tenaga listrik (baterai). Tentu kelebihannya, alat ini sangat berguna saat aquarium harus ditinggalkan beberapa hari tanpa ada yang menjaga. Namun harus diperhatikan setelan jumlah pakan yang dikeluarkan pada setiap putaran saat awal memasukkan pakan ke dalam tabung penampungnya. Kelemahan jenis alat otomatis ini yaitu bisa mengeluarkan terlalu banyak pakan bila ukuran palet pakan ikan yang diberikan sangat kecil.

5. Sirkulator Pemompa Air

Alat ini dikenal juga dengan sebutan power head. Merupakan peralatan aquarium yang bekerja dengan cara menyedot air dari bawah kemudian dikeluarkan di sisi yang lain. Ada yang sudah dilengkapi filter sponge sederhana. Fungsi sponge di sini sama dengan filter pada umumnya, yaitu menjaga air tetap jernih dan bersih, namun juga menjaga agar tidak ada kotoran kasar yang tersedot mesin pompa dan bisa merusak baling-balingnya atau membuatnya macet.

Bila ukuran akuarium tidak terlalu besar, powerhead + sponge sederhana ini sudah cukup sebagai filter dan sirkulator. Namun bila dipandang perlu, keluaran dari sirkulator ini perlu dihubungkan ke sistem filter lain yang lebih baik. Alat ini menggunakan tenaga listrik.

6. Lampu Penerang Aquarium

Lampu adalah peralatan yang tidak harus ada di aquarium, namun kehadiran peralatan ini bisa menerangi sisi dalam aquarium sehingga tampak lebih indah terutama di malam hari. Lampu juga kadang bisa menstabilkan suhu air.

Untuk aquarium aquascape di dalam ruangan yang tidak ada penerangan dari jendela misalnya, lampu ini wajib ada sebagai pengganti sinar matahari agar tanaman air yang hidup di dalamnya dapat tumbuh dan hidup secara normal. Sudah pasti bertenaga listrik.

7. Pemanas/Heater

Heater dipakai di lokasi yang berudara dingin, alat ini bisa menjaga suhu air aquarium dan kadang digunakan untuk mengobati ikan yang sakit, yaitu untuk menekan pertumbuhan bakteri jahat. Jika Anda berada di area yang berudara panas alat ini tidak wajib dimiliki, cukup lampu penerang saja saat malam hari.

Bekerja dengan menggunakan listrik. Cara memakainya adalah dengan menyetel suhu yang tepat sebelumnya, memasukkan ke dalam akuarium, nyalakan, maka peralatan ini akan mulai bekerja untuk membuat air aquarium stabil pada suhu yang sudah ditentukan. Saat air sudah mencapai suhu yang diinginkan, maka heater akan mati secara otomatis.

Jangan lupa tambahkan thermometer aquarium agar suhu air dapat terpantau juga.

8. Aksesoris Tambahan

Peralatan aquarium lainnya adalah aksesoris atau hiasan, misalnya rumput-rumputan, kincir air, atau batu kerikil yang bisa mengendapkan dan menyembunyikan kotoran, sekaligus menghias aquarium. Peralatan ini ada berbagai macam jenisnya dan bisa Anda pilih sesuai selera. Berbagai jenis aksesoris hiasan yang cukup fungsional ini bisa anda baca di sini.

Dalam menempatkan hiasan, Anda bisa memilih tema aquarium yang unik dan pastikan tidak melebihi kapasitas aquarium. Sebab akuarium yang terlalu penuh akan hiasan justru akan membuat ikan di dalamnya menjadi tidak nyaman serta membuat air cepat kotor dan aquarium susah dibersihkan. Baca juga Cara Membersihkan Aquarium Terlengkap.

9. Corong Penyimpan Cacing

Corong ini sesuai namanya berbentuk kerucut, dibuat dari plastik dengan lubang-lubang kecil yang rapi pada bagian dindingnya, sedangkan di bagian bawah tidak terdapat lubang. Di bagian samping terluar terdapat piringan karet (suction cup) yang bisa ditempelkan ke dinding dalam akuarium, sehingga peralatan ini bisa ditempatkan di posisi manapun pada dinding aquarium.

Cacing yang telah dibersihkan akan diletakkan di sebelah dalam dan kemudian akan menjulur-julur keluar untuk selanjutnya dimakan ikan. Corong penyimpan cacing ini ada yang berukuran panjang dan pendek, besar dan kecil, bisa Anda pilih sesuai dengan jenis ikan atau ukuran aquarium.

10. Kotak Penahan Jentik Nyamuk

Kotak ini terbuat dari plastik yang tertutup di bagian bawahnya namun terdapat lubang, juga dilengkapi alat penempel. Fungsinya adalah menahan jentik nyamuk agar tidak berserakan. Lubang pada bagian bawah alat ini berfungsi jika ada jentik nyamuk yang terjatuh/keluar ke dalam aquarium akan dimakan oleh ikan. Alat ini bisa mencegah jentik nyamuk berubah menjadi nyamuk muda yang justru akan mengganggu manusia.

Alat ini jarang ditemukan sebetulnya, dan bila dipandang dibutuhkan mungkin perlu anda buat sendiri dengan konsep seperti dijelaskan di atas. Anda juga mungkin bisa menggunakannya sebagai breeder box atau kotak untuk menternakkan ikan kecil.

11. Undergravel Filter

Alat ini adalah salah satu jenis filter aquarium, namun ditempatkan di dasar aquarium dan ditimbun dengan media kerikil atau koral yang berguna juga sebagai media saringan. Filter ini terbuat dari lempengan plastik berlubang yang memiliki pipa panjang pada salah satu sisi/pojoknya. Pipa tersebut bisa dilepas pasang dan diatur panjangnya, berfungsi sebagai penyalur air bersih yang sudah disaring oleh media kerikil yang menimbun di atasnya.

Gerakan air berasal dari dorongan udara yang ditimbulkan aerator atau power head yang menggunakan energi listrik. Undergravel filter biasanya ditutup oleh koral atau batu warna-warni dan filter tidak akan tampak dari luar. Sangat efektif sebagai filter, namun perlu dilakukan penyedotan pada permukaan media agar kotoran tidak terakumulasi di dasar filter.

12. Wadah Kutu Air

Kutu air adalah salah satu pakan ikan terbaik karena sebagai pakan hidup yang segar dan mengandung banyak protein penting untuk pertumbuhan ikan. Bentuk wadah kutu air ini hampir sama dengan corong untuk cacing pakan ikan. Peralatan ini bisa Anda buat sendiri dengan kain trilin dan kotakan.

Kotak ini bisa berfungsi sebagai penampung kutu air yang baru anda beli, ataupun sebagai sarana untuk menternakkan kutu air sebagai pakan. Sisakan ujungnya agar bisa dimasukkan ke dalam selang plastik di dinding ataupun corong kutu air. Kutu air akan mudah disantap ikan peliharaan di dalam aquarium anda.

13. Hang on Back (HOB) Filter

Peralatan aquarium lainnya adalah Hang on Back (HOB) filter, umumnya ditempatkan dengan cara digantungkan di sisi belakang atau samping luar akuarium. Filter aquarium ini sangat mengurangi resiko adanya hubungan pendek listrik (korslet) karena tidak ada alat kelistrikan yang dimasukkan ke dalam air. Cara memakainya cukup mudah, cukup tempatkan di area yang diinginkan, dan ujung kabel dimasukkan dalam stop kontak. Mau tahu kerusakan yang bisa diakibatkan kebakaran pada aquarium. Lihat di sini.

Begitu tersambung dengan aliran listrik, alat ini akan segera berfungsi, air akan masuk melalui bagian bawah di dekat mesin motornya dan keluar di bagian atas sehingga terjadi perputaran air yang sempurna dan lancar di dalam aquarium.

Perhatikan, kadang mulut pengeluaran filter jenis ini tidak cukup panjang bila pada bibir sisi aquarium anda terdapat kaca yang mengarah ke dalam atau penutup yang menghalangi, sehingga membuat alat ini tidak bisa digantungkan.

14. Peralatan Aquarium: Top Filter

Top filter adalah jenis filter aquarium yang dipakai di aquarium yang berukuran sedang-besar. Sesuai namanya, diletakkan di atas aquarium dan bisa disembunyikan di dalam tutup aquarium. Sistem top filter terdiri dari power head bertenaga listrik dan batang atau selang plastik fleksibel yang sebagian ada di dalam air, serta unit filter yang terpisah dari air aquarium. Air akuarium akan tersedot ke atas melewati selang/pipa, melalui serat filter dan karbon aktif yang ada di dalam alat, dan air akan jatuh kembali ke dalam aquarium dengan kualitas baru yang lebih bersih.

Top filter ini memiliki sistem penyaringan yang baik dan mudah dibersihkan. Air bersih yang jatuh kembali ke dalam aquarium akan ikut membawa oksigen terlarut ke dalam air. Agar filter ini tetap berfungsi dengan baik, Anda perlu untuk membersihkannya setiap 1 atau 2 bulan sekali.

Pipa/selang di dalamnya umumnya akan menjadi berlumut dan harus dibersihkan. Filter ini jarang dipakai belakangan ini, namun masih banyak tersedia di pasaran. Dapat digunakan untuk ikan hias tertentu seperti arwana yang membutuhkan aquarium besar. Top filter ini bisa juga dijadikan sebagai filter tambahan di samping filter utama seperti filter sump atau cartridge yang lebih baik, kuat dan relatif lebih mahal jika anda menginginkan air yang selalu bersih.

peralatan aquarium: bagan sump filter
Contoh diagram/bagan sump filter dengan media filter yang digunakan dan komponen powerhead

Itulah beberapa peralatan aquarium yang perlu Anda pahami, tidak semua peralatan itu harus digunakan bila memang tidak diperlukan. Atau mungkin Anda sudah memiliki peralatan sejenis dengan fungsi dan kapasitas yang sama. Anda bisa memilih yang paling penting untuk akuarium Anda. Semoga bermanfaat.