25 Langkah Panduan SEO Pemula

Panduan SEO #9: Membuat Rencana SEO

Percuma punya informasi tapi tidak punya pengetahuan dan keinginan untuk menggunakannya secara efektif. Setelah punya keinginan, anda harus punya rencana. Dalam ilmu manajemen, rencana terbaik adalah rencana yang fleksibel, tapi mengandung rincian yang cukup untuk memandu anda dan memungkinkan anda untuk mengubahnya sesuai kebutuhan.

Panduan SEO nomer 9 ini akan memperkenalkan 4 fase dalam perencanaan SEO.

Kenapa 4, bukan 5 atau 3? Yah, karena buat saya 4 langkah ini memberikan hasil terbaik – dan 4 langkah ini adalah template untuk kampanye SEO yang biasa saya lakukan. Empat fase ini bukan rumus baku, silakan saja anda ubah (bukan dikurangi substansinya). Misal pada fase peluncuran situs, kalau anda merasa fase tersebut sebaiknya dipecah menjadi 2, lakukan saja. Kemudian kalau anda mau menggabungkan langkah 2 dan 3 (optimalisasi situs dan peluncuran situs), silakan gabungkan. Bebas.

Apapun perubahan yang anda buat, tetap lakukan langkah-langkah yang harus dilakukan, diubah boleh, dikurangi jangan. Hehe..

Fase 1: Riset

Ini bagian penting pertama dari perencanaan SEO dan sebetulnya tidak terlalu sulit dan membosankan seperti yang diduga banyak calon SEO er.

Harus diakui, saya sendiri bukan orang yang suka tenggelam dalam merencanakan dan melakukan riset ini. Saya sendiri biasanya ‘just do it‘ dan memperbaiki berbagai hal belakangan. Riset harus dilakukan, tapi jangan sampai membuat anda terlalu banyak menimbang sehingga tidak pernah beraksi.

Fase riset ini juga sangat mudah dilewatkan, bisa karena tidak tahu caranya, bisa karena godaan untuk ‘just do it‘ terlalu tinggi pada saat menemukan sesuatu yang menurut anda menarik. Apapun alasannya, ingat satu hal; kalau anda ingin menaklukkan segmen pasar yang diincar, anda HARUS melakukan riset. Titik.

Menentukan Tujuan

Apa goal situs anda, bayangkan audien ideal untuk situs tersebut.

Keyword Research

Kalau anda sudah tahu topik yang akan diambil (dan punya gambaran tentang audien anda), kumpulkan kata kunci apa saja yang biasa digunakan dan data yang terkait dengan keyword tersebut.

Competitive Analysis

Analisis persaingan yang akan dihadapi. Siapa yang menjadi pesaing, dan apa yang sudah mereka lakukan dalam melakukan SEO atau aktivitas online marketing lainnya.

Fase 2: Optimalisasi Website

Fase ini berbeda untuk tiap proyek SEO, tergantung pada apakah situs tersebut baru atau sudah lama/mapan.

Keyword dan Konten Situs

Bagaimana cara menggunakan keyword pada situs anda, bagaimana memecah kata-kata kunci tersebut pada beberapa halaman dan bagaimana cara mengorganisir situs berdasarkan kata kunci.

On-Page SEO

Optimalisasi elemen halaman situs; title tag, meta tag, penggunaan keyword dan menghindari duplikasi konten.

Arsitektur Situs

Arsitektur situs adalah tentang bagaimana anda mengatur halaman-halaman situs (internal linking), search engine friendly URL dan penggunaan sitemap.

Fase 3: Peluncuran Situs

Dasar-dasar Link Building

Hal-hal dasar pada praktek link building yang efektif, jenis tautan yang dibutuhkan, dan bagaimana anda akan melakukannya dalam jangka panjang.

Site Launch Links

Jenis-jenis tautan yang dibutuhkan saat situs pertama kali diluncurkan agar keberadaannya diketahui mesin pencari, agar halaman-halaman situs ter-indeks dan sekaligus terdongkrak posisinya karena trust dan authority yang diperoleh.

Fase 4: SEO Jangka Panjang

Sudah dijelaskan sejak awal bahwa Search Engine Marketing adalah komitmen jangka panjang dan harus dilakukan secara konsisten. Ini berarti anda harus konsisten membangun konten, konsisten melakukan link building dan konsisten memonitor hasilnya (berdasarkan traffic dan posisi pada SERP), kemudian lakukan adaptasi pada aktivitas SEO anda.

Sumber-sumber Tautan

Dari mana situs anda mendapat tautan/link? Tidak semua link memiliki nilai yang sama, sebagian jenis tautan malah sebaiknya dihindari karena toxic.

Link Partner

Bagaimana menggunakan mesin pencari untuk menemukan link partner yang potensial.

Menilai Tautan

Bagaimana menilai kualitas sebuah link, dan bagaimana kualitas ini mempengaruhi praktek link building.

Konten Berkualitas

Konten bagaimana yang tepat untuk menyisipkan tautan dan bagaimana membentuk kebiasaan untuk membuat konten berkualitas.

Monitoring

Menggunakan tools analisis dan search ranking data untuk mempersempit dan mengarahkan kampanye SEO/link building.

Itulah hal-hal yang harus anda ketahui dan cantumkan pada saat membuat rencana SEO. Ini hanya gambaran dulu. Setiap fase diatas akan dijelaskan berikutnya.


Selanjutnya: Panduan SEO #10: Penentuan Tujuan

Sebelumnya: Panduan SEO #8: Komponen SERP: Search Engine Results Page

Rating apa yang cocok menurut Anda?

Klik pada bintang!

Rerata rating / 5. Total vote:

Terima kasih atas rating positifnya...

Jangan lupa like dan follow kami juga ya. Terima kasih!

Maaf ulasan ini tidak berguna untuk Anda...

Akan kami perbaiki!