150+ Cara Menghemat Air

Kalau bicara tentang menghemat air, tindakan kecil bisa berdampak besar. Masih cari ide? Daftar berikut ini berisi lebih dari 150 cara menghemat air yang bisa diunduh, cetak, atau Anda bagikan di media sosial.

50+ Cara Menghemat Air di Dalam Ruangan/INDOOR

Area Dapur

  1. Ada banyak cara menghemat air, tapi semuanya harus dimulai dari kesadaran oleh diri sendiri.
  2. Saat mencuci piring dengan tangan, jangan biarkan air mengalir dari keran. Isi satu wadah dengan air cucian dan satu wadah lagi berisi air pembilas.
  3. Mesin pencuci piring biasanya menggunakan lebih sedikit air daripada proses mencuci piring manual dengan tangan. Mesin cuci piring berlogo Energy Star terkini bisa menghemat lebih banyak air dan energi.
  4. Kalau mesin cuci piring Anda model baru, kurangi tahap membilas. Model yang lebih baru bisa membersihkan lebih baik daripada model lama.
  5. Gunakan satu gelas minum yang sama setiap hari, atau botol air isi ulang. Tujuannya untuk mengurangi jumlah gelas yang harus dicuci.
  6. Rendam panci dan wajan alih-alih menempatkannya di bawah air yang mengalir saat Anda mengikis keraknya.
  7. Gunakan tempat sampah seperlunya. Sebaiknya komposkan limbah makanan nabati.
  8. Cuci buah-buahan dan sayuran di dalam panci air alih-alih aliran air keran langsung.
  9. Jangan gunakan aliran air keran secara langsung untuk mencairkan makanan beku dari freezer. Demi efisiensi air dan kebersihan makanan itu sendiri, lakukan defrost di kulkas (refrigerator).
  10. Pasang pemanas air instan di dekat bak cuci dapur Anda sehingga Anda tidak perlu mengalirkan air sambil menunggu airnya panas. Cara ini demi menghemat energi juga.
  11. Simpan botol berisi air minum di kulkas alih-alih mengambilnya langsung dari keran. Dengan cara ini, setiap tetes air masuk ke mulut Anda dan tidak terbuang sia-sia.
  12. Gunakan lagi air sisa dari makanan yang dimasak atau dikukus untuk membuat sup.
  13. Masak makanan dengan air sesedikit mungkin. Cara ini juga bisa mempertahankan lebih banyak nutrisi, lebih sedikit yang lepas ke air.
  14. Pilih ukuran wajan yang tepat untuk memasak. Panci yang terlalu besar sangat mungkin mengisinya dengan terlalu banyak air daripada yang dibutuhkan.
  15. Jika Anda secara tidak sengaja menjatuhkan es batu, jangan dibuang ke wastafel. Letakkan di pot tanaman rumah Anda.
  16. Kumpulkan air yang Anda gunakan saat membilas buah dan sayuran. Gunakan untuk menyiram tanaman.
  17. Saat akan membeli mesin pencuci piring baru, edukasi diri Anda dengan mengetahui dan membandingkan penggunaan air antara beberapa model yang Anda sukai.

Area Mencuci

  1. Saat mencuci pakaian, sesuaikan level air dengan jumlah beban cucian.
  2. Mencuci baju gelap dengan air dingin adalah cara menghemat air dan menghemat energi, dan pakaian Anda tetap terjaga warnanya.
  3. Saat berbelanja mesin cuci baru, bandingkan penghematan sumber dayanya di antara model-model berlogo Energy Star. Beberapa tipe bisa menghemat hingga 20 galon air per muatan beban maksimal.
  4. Mintalah tukang ledeng untuk mengalihkan rute grey water Anda ke kebun atau pohon di area rumah Anda, alih-alih ke saluran pembuangan.
  5. Saat membeli mesin cuci, edukasi diri Anda dengan mengetahui dan membandingkan penggunaan air antara model.

Area Kamar Mandi

  1. Persingkat waktu mandi Anda, terutama saat membilas tubuh, satu hingga dua menit dan Anda akan menghemat hingga 150 galon per bulan.
  2. Atur waktu mandi Anda agar tetap di bawah 5 menit. Anda akan menghemat hingga 1.000 galon per bulan.
  3. Kebocoran toilet bisa ditambal! 🙂 Periksa ada/tidaknya kebocoran pada toilet Anda setidaknya sekali setahun.
  4. Masukkan pewarna makanan ke dalam tangki toilet Anda. Jika merembes ke dalam mangkuk tanpa penyiraman, artinya ada kebocoran. Perbaiki, dan Anda sudah berkontribusi dalam menghemat air.
  5. Saat mandi dengan bath tub, sumbat bathtub sebelum menyalakan air. Sesuaikan suhu sambil mengisi.
  6. Upgrade toilet tua dengan model baru yang lebih hemat air.
  7. Kalau katup toilet Anda mulai tidak menutup dengan benar setelah menyiram, gantilah.
  8. Matikan air saat Anda menyikat gigi dan hemat hingga 4 galon per menit. Setara dengan 200 galon per minggu untuk keluarga dengan empat orang anggota.
  9. Pertimbangkan untuk membeli toilet dual-flush. Model toilet ini memiliki dua opsi siram: setengah flush untuk limbah cair dan flush penuh untuk limbah padat.
  10. Sumbat dan tampung air pada wastafel alih-alih menggunakan air keran secara langsung untuk membilas pisau cukur Anda, dan hemat hingga 300 galon sebulan.
  11. Matikan keran air saat mencuci rambut dan hemat hingga 150 galon sebulan.
  12. Ketika mencuci tangan, matikan air saat Anda menyabuni.
  13. Lakukan mandi cepat 5 menit bila Anda merasa tubuh masih cukup bersih, bukannya mandi penuh. Mandi penuh membutuhkan hingga 70 galon air.
  14. Pasang aerator penghemat air di semua faucet Anda.
  15. Buang tisu di tempat sampah alih-alih disiram di toilet.
  16. Satu tetes setiap detik setara dengan lima galon per hari! Periksa kebocoran pada keran dan shower.
  17. Saat menunggu air menjadi panas dengan menggunakan pemanas elektrik dan harus dilakukan dengan cara dialirkan/membuka keran, kumpulkan air yang masih dingin untuk digunakan menyiram tanaman.

Cara Menghemat Air INDOOR Lainnya

  1. Ajari anak-anak untuk mematikan keran dengan benar setiap kali setelah digunakan.
  2. Pasang sprinkler untuk menyiram taman Anda yang bisa juga digunakan sebagai sarana bermain dan edukasi anak-anak.
  3. Dorong sekolah dan pemerintah untuk mengembangkan dan mempromosikan berbagai cara menghemat air kepada anak-anak dan orang dewasa.
  4. Pantau tagihan air Anda. Tagihan dan meteran air adalah alat yang dapat membantu Anda menemukan kebocoran.
  5. Pelajari cara menggunakan dan membaca meteran air untuk mengecek adanya kebocoran.
  6. Beri anak-anak hadiah untuk tindakan menghemat air yang mereka lakukan.
  7. Hindari jenis mainan yang membutuhkan aliran air yang konstan.
  8. Perbaiki sendiri keran yang bocor. Tidak susah, murah, dan Anda bisa menghemat 140 galon air per minggu.
  9. Periksa semua selang, sambungan, dan keran secara rutin apakah ada kebocoran.
  10. Kita cenderung hanya memeriksa keran yang bocor di dalam rumah, tetapi jangan lupa untuk memeriksa juga keran, pipa, dan selang di luar rumah.
  11. Melihat kebocoran yang tidak bisa Anda perbaiki sendiri? Beri tahu orang tua, guru, majikan/atasan, atau manajer gedung, atau langsung hubungi tukang ledeng.
  12. Di rumah atau pun saat menginap di hotel, gunakan kembali handuk Anda.
  13. Beri saran kepada atasan atau sekolah Anda tentang cara menghemat air (dan uang).
  14. Gunakan mesin cuci pakaian dan pencuci piring Anda hanya jika sudah penuh. Anda dapat menghemat hingga 1000 galon sebulan.

60+ Cara Menghemat Air di Luar Ruangan/OUTDOOR

taman xeriscape, taman hemat air
Taman xeriscape, konsep taman wilayah kering hemat air

Perawatan Taman Xeriscape

  1. Gunakan bahan berpori untuk membuat jalan setapak dan teras demi mencegah limpasan air terbuang sia-sia dan menjaga air tersimpan di taman Anda.
  2. Kelompokkan tanaman dengan kebutuhan air yang sama untuk menghindari terjadinya penyiraman berlebih atau kurang yang tidak sesuai untuk tanamannya.
  3. Pilih tanaman yang cocok untuk jenis taman xeriscape dan spesies tanaman daerah kering lainnya.
  4. Saat merombak halaman Anda, pertimbangkan untuk menggunakan metode xeriscape. Metode ini menggunakan tanaman yang rendah kebutuhan airnya, pada gilirannya menekan penggunaan air Anda.
  5. Jangan menanam rumput di area yang sulit disiram, seperti area dengan kemiringan curam dan jalur terisolasi di sepanjang trotoar dan area jalan masuk.
  6. Biarkan cabang yang rendah pada sebuah pohon dan biarkan juga sampah daun menumpuk di tanah. Ini membuat tanah lebih dingin dan mengurangi penguapan.
  7. Buatlah kompos. Penggunaan kompos di kebun atau taman akan menambah bahan organik yang berguna juga sebagai bahan penahan air di dalam tanah.
  8. Gunakan lapisan mulsa organik pada permukaan tanam untuk meminimalkan pertumbuhan gulma yang bersaing dengan tanaman utama dalam mendapatkan air.
  9. Menyebarkan lapisan mulsa organik di sekitar tanaman akan membantu mempertahankan kelembaban, sebuah cara menghemat air, waktu dan uang.
  10. Ketebalan mulsa organik antara 2 hingga 4 inci di sekitar tanaman dapat mengurangi penguapan dan menghemat ratusan galon air per tahun.
  11. Saat Anda menambahkan atau mengganti bunga atau tanaman, pilih tanaman yang tidak butuh banyak air dan Anda menghemat air hingga 550 galon setiap tahunnya.
  12. Kumpulkan air dari atap rumah Anda dengan memasang talang dan corong. Arahkan limpasan ke tanaman dan pohon.
  13. Untuk mendapat air secara gratis, salurkan air langsung dari talang hujan dan sistem HVAC (Heating, ventilation, and air conditioning) ke tanaman yang menyukai air di lansekap Anda.

Perawatan Kebun dan Lansekap

  1. Sewa profesional pertamanan yang memenuhi syarat untuk memasang sistem irigasi kebun Anda untuk membuatnya berfungsi dengan baik dan efisien.
  2. Sesuaikan mesin pemotong rumput hingga ketinggian 1,5 sampai 2 inci. Rumput yang lebih tinggi mampu menaungi akar dan menahan kelembaban tanah secara lebih baik daripada rumput pendek.
  3. Tinggalkan potongan rumput di kebun Anda, ini akan mendinginkan tanah dan menahan kelembaban.
  4. Jika memasang karpet rumput, pilih campuran kombinasi yang cocok dengan iklim dan kondisi wilayah Anda.
  5. Beri aerasi tanah. Lubang pada tanah setiap enam inci akan memungkinkan air langsung mencapai akar, alih-alih mengalir lebih banyak di permukaan.
  6. Jika berjalan melintasi halaman meninggalkan jejak kaki (bilah rumput tidak bangkit kembali), maka sudah waktunya untuk menyiram.
  7. Rutin menyiangi halaman dan kebun secara teratur. Gulma bersaing dengan tanaman utama untuk mendapatkan nutrisi, cahaya dan air.
  8. Pupuk bukan hanya meningkatkan pertumbuhan tanaman, tapi juga meningkatkan konsumsi air oleh tanaman. Terapkan jumlah minimum pupuk yang dibutuhkan.
  9. Tangkap air dari sprinkler dengan kaleng sarden kosong untuk mengukur keluaran airnya. Ketinggian 3/4 hingga 1 inci air yang terkumpul dalam kaleng sudah cukup untuk setiap kali Anda menyiram kebun.
  10. Gunakan jari, atau sekop kecil, atau probe tanah untuk memeriksa kedalaman kelembaban tanah. Jika dua sampai tiga inci bagian atas tanah kering, sudah saatnya untuk menyiram.
  11. Gunakan dan setel kitchen timer saat menggunakan selang yang tidak terpantau, sebagai pengingat untuk mematikan kerannya. Selang dapat mengeluarkan air hingga 10 galon per menit.
  12. Periksa sistem sprinkler Anda sesering mungkin dan atur sehingga hanya halaman Anda yang disiram, bukan tembok rumah, trotoar atau jalan.
  13. Minimalkan penguapan dengan menyiram pada dini hari ketika suhu lebih dingin dan angin lebih tenang.
  14. Pengaturan waktu adalah segalanya dalam hal irigasi otomatis. Pelajari cara mengatur controller Anda dengan benar.
  15. Ketahui cara mematikan sistem penyiraman otomatis Anda jika terjadi kegagalan fungsi atau saat turun hujan.
  16. Jumlah air yang dapat disiramkan hanya secepat tanah dapat menyerapnya, lebih banyak berakibat erosi tanah dan pemborosan air.
  17. Jika air gampang terbuang keluar dari halaman Anda, bagilah waktu penyiraman dalam beberapa periode singkat untuk memungkinkan penyerapan air yang lebih baik.
  18. Siram hanya jika perlu. Lebih banyak tanaman yang mati karena terlalu banyak disiram daripada karena kurang air.
  19. Tanda air berlebihan: Daun berubah warna menjadi hijau muda atau kuning, pucuk muda layu, dan kadang tumbuh lumut atau jamur.
  20. Sesuaikan jadwal penyiraman setiap bulan agar sesuai dengan kondisi musim dan cuaca, dan persyaratan jenis lanskap.
  21. Pasang sensor hujan pada controller irigasi Anda sehingga sistem tidak akan menyiram saat hujan.
  22. Siram area kering yang tidak terjangkau sistem otomatis secara manual, dengan tangan, alih-alih menjalankan sistem irigasi otomatis lebih lama.
  23. Jangan menyiram halaman Anda pada saat cuaca berangin kencang dan terik matahari, dimana sebagian besar air akan terhempas atau menguap.
  24. Gunakan irigasi tetes untuk jenis tanaman semak dan pohon agar air langsung kena ke area akar, area yang sangat membutuhkan air.
  25. Siram tanaman Anda dengan teknik deep watering dan frekuensi siram yang lebih jarang untuk menstimulasi pertumbuhan akar lebih jauh ke dalam tanah dan toleransi yang lebih baik terhadap kekeringan.
  26. Gunakan sprinkler yang mengeluarkan tetesan air berukuran besar sedekat mungkin ke tanah. Tetesan air berukuran kecil, atau air berbentuk kabut lebih banyak menguapnya sebelum mengenai tanah.
  27. Gunakan drum untuk memanen air hujan dari saluran dan talang untuk kemudian digunakan menyiram kebun dan lanskap.
  28. Untuk model keranjang, planter, dan pot gantung, letakkan es batu untuk memberi tanaman Anda minuman dingin tanpa membuatnya meluap.
  29. Ingatlah untuk memeriksa kebocoran sistem sprinkler Anda secara berkala, dan untuk menjaga agar kepala sprinkler dalam kondisi yang baik.
  30. Musim kemarau adalah waktu yang tepat untuk memeriksa sistem irigasi Anda, dan memastikan sistem dapat bekerja secara efisien.
  31. Pemangkasan yang benar dapat membantu tanaman Anda menggunakan air secara lebih efisien.

Perawatan Kolam

  1. Gunakan penutup kolam untuk menjaga kolam Anda tetap bersih, mengurangi penggunaan bahan kimia, dan mencegah kehilangan air melalui penguapan.
  2. Pastikan kolam renang, air mancur, dan kolam ikan Anda dilengkapi dengan pompa sirkulasi.
  3. Jika Anda memiliki perangkat isi ulang otomatis, periksa kebocoran sistem secara berkala.
  4. Saat menguras kolam, pertimbangkan untuk menggunakan air kurasan kolam pada tanaman yang tahan mineral dan garam di taman/kebun Anda.
  5. Minimalkan atau hilangkan penggunaan air terjun, air mancur, dan semprotan di kolam Anda. Aerasi meningkatkan penguapan air.
  6. Jangan memenuhi air kolam. Ketinggian air yang lebih rendah akan mengurangi air terbuang karena percikan dan limpasan.
  7. Air terjun yang mengalir secara bertingkat kehilangan lebih sedikit air karena penguapan dibandingkan dengan air mancur yang menyemprotkan air ke udara.
  8. Alih-alih membangun kolam renang pribadi, berenanglah di kolam renang umum. 🙂

Cara Menghemat Air OUTDOOR Lainnya

  1. Untuk cara menghemat air panas dan energi, gunakan isolasi pada pipa air panas agar air lebih cepat panas.
  2. Gunakan tempat cuci mobil yang mendaur ulang air. Atau, cuci mobil Anda di halaman, dan Anda akan menyiram rumput secara bersamaan.
  3. Gunakan nozzle selang atau matikan keran air saat Anda menyabuni mobil. Anda akan menghemat hingga 100 galon setiap kali mencuci mobil.
  4. Mandikan hewan peliharaan Anda di luar ruangan, di area halaman yang membutuhkan air.
  5. Saat membersihkan dan mengganti air aquarium, berikan air yang kaya nutrisi ke tanaman.
  6. Saat Anda mengganti air minum hewan peliharaan Anda, jangan membuang air lama ke saluran pembuangan. Gunakan untuk menyiram pohon atau pot tanaman Anda.
  7. Gunakan sapu alih-alih selang dan air untuk membersihkan teras, trotoar dan jalan masuk, dan Anda menghemat air setiap Anda melakukannya.
  8. Pendingin evaporatif membutuhkan pemeriksaan dan pemeliharaan berkala. Untuk pendinginan yang lebih efisien dan hemat energi, periksa dan bersihkan pendingin evaporatif Anda setiap tahun.
  9. Jika Anda memiliki pendingin evaporatif, arahkan saluran airnya ke tanaman di kebun Anda.
  10. Atur bahan water softener pada jumlah isi ulang minimum sebagai cara menghemat air dan hemat penggunaan bahan kimia, plus menghemat energi juga.
  11. Laporkan pipa yang rusak, hidran bocor, dan sprinkler yang menyiram tidak tepat sasaran kepada pemilik properti atau pengelola air setempat.
  12. Ketahui di mana lokasi keran penutup air utama Anda berada. Jika ada pipa pecah, mengetahui hal ini bisa menghemat banyak air dan mencegah kerusakan lebih lanjut.
  13. Pasang termostat dan timer pada pendingin evaporatif Anda sehingga alat hanya beroperasi bila perlu.
gambar poster cara menghemat air
Mural yang mengkampanyekan konservasi air pada dinding penahan di pelabuhan Cape Town

40+ Cara Menghemat Air di LINGKUNGAN KERJA

  1. Pasang pemanas air sedekat mungkin dengan keran outlet atau faucet sehingga Anda tidak perlu mengalirkan air sambil menunggu datangnya air panas. Selain mengurangi biaya air, juga mengurangi biaya energi.
  2. Pasang aerator di semua faucet fasilitas Anda.
  3. Kalau memungkinkan di wilayah Anda, sewa green plumber untuk membantu mengurangi penggunaan air, energi, dan bahan kimia fasilitas Anda.
  4. Sebagian lemari es dan alat pembuat es didinginkan dengan air. Upgrade ke peralatan berpendingin udara sebagai cara menghemat air yang signifikan.
  5. Pasang nomer hotline di kamar mandi dan dapur fasilitas untuk melaporkan kebocoran atau terbuangnya air ke manajer fasilitas atau petugas pemeliharaan.
  6. Buat sistem saran dan insentif di organisasi Anda untuk menampung ide cara menghemat air.
  7. Sertakan tip cara menghemat air dalam buletin karyawan. Temukan 100 lebih tips hemat air di www.inreview.id/cara-menghemat-air/.
  8. Menerapkan rencana pengelolaan air untuk fasilitas Anda, kemudian mendidik karyawan tentang kebiasaan air yang baik melalui buletin dan poster.
  9. Umumkan penggunaan air bulanan organisasi Anda untuk menunjukkan kemajuan yang dicapai dalam rangka penghematan air.
  10. Undang pegiat konservasi air ke organisasi Anda pada acara Hari Bumi dan acara lingkungan lainnya untuk membantu mempromosikan penghematan air di lingkungan kerja Anda.
  11. Lakukan audit khusus penggunaan air di fasilitas Anda untuk mengetahui batas-batas pemakaian normalnya, dan tentu memantau tagihan untuk mengukur konsumsi bulanan fasilitas Anda.
  12. Suruh petugas pemeliharaan memeriksa fasilitas Anda apakah ada kebocoran, tetesan air dan air terbuang lainnya.
  13. Jika Anda sudah menggunakan air olahan di bisnis atau fasilitas Anda, sekalian pertimbangkan untuk mendaur ulang air.
  14. Hubungi perusahaan penyedia air Anda, cek apakah ada rabat untuk membeli perlengkapan dan peralatan hemat air, atau untuk audit fasilitas.
  15. Pertimbangkan dan bandingkan penggunaan air saat membeli; alat pembuat es, mesin pencuci piring, unit reverse osmosis, pendingin dan peralatan kebersihan.
  16. Jadilah atau tunjuk seorang water ambassador di organisasi Anda yang membuat, mengimplementasikan dan memelihara program konservasi air Anda.
  17. Pantau bagaimana air di lokasi fasilitas/kantor Anda digunakan dengan memasang meteran pada saluran-saluran cabang jika memungkinkan, kemudian putuskan cara menghemat air yang bisa dilakukan.
  18. Lakukan inventarisasi penggunaan air dan tentukan tujuan pengelolaan air.
  19. Jangan lupa hitung biaya penggunaan air yang tersembunyi, seperti biaya listrik pompa, biaya energi untuk memanaskan dan/atau mendinginkan, biaya perawatan dengan bahan kimia, dan biaya kerusakan serta perawatan saluran pembuangan.
  20. Tunjukkan dedikasi perusahaan Anda untuk melakukan konservasi air melalui pernyataan kebijakan. Ajak semua manajemen, staf, dan sumber daya perusahaan untuk berkomitmen pada upaya ini.
  21. Matikan air ke area yang tidak digunakan di fasilitas Anda untuk menghilangkan kemungkinan air terbuang dari kebocoran atau penggunaan tanpa pengawasan.
  22. Buat tujuan berapa banyak air yang bisa dihemat perusahaan Anda, dan lakukan selebrasi saat tujuan itu tercapai.
  23. Minta saran dari karyawan tentang cara menghemat air dan berikan hadiah untuk ide-ide terbaik. Beri insentif agar semua level memahami pentingnya penghematan air.
  24. Tulis artikel pilihan/featured di situs web perusahaan Anda, atau buletin karyawan, yang menyoroti ide dan kesuksesan penghematan air yang dilakukan perusahaan.
  25. Uji rekan kerja atau karyawan Anda perihal konservasi air, seperti taman xeriscape, berbagai tindakan hemat air, dan cara menggunakan toilet efisiensi tinggi. Nilailah seberapa paham mereka tentang cara menghemat air.
  26. Kombinasikan cuaca dengan penggunaan air lanskap. Penggunaan air harus berkurang selama periode musim hujan dan meningkat selama periode kemarau dan kering.
  27. Tidak ada salahnya memastikan tukang ledeng dan/atau kontraktor pemeliharaan fasilitas Anda mengetahui tentang green plumbing.
  28. Libatkan perusahaan Anda dalam event dan edukasi terkait konservasi air.
  29. Gosok piring kotor, alih-alih hanya dibilas saat dicuci.
  30. Gunakan pembuat es hemat air.
  31. Sebuah studi baru-baru ini menunjukkan, bahwa 99% manajer bisnis yang disurvei memberi peringkat konservasi air sebagai prioritas “lima besar” untuk dekade mendatang.
  32. Pastikan sistem irigasi Anda hanya menyiram area yang membutuhkan, tanpa kelebihan air yang terbuang mengalir ke trotoar, jalan, atau masuk selokan.
  33. Saat membersihkan trotoar, selang dan nozzle biasa menggunakan 8-12 galon air per menit. Sebetulnya Anda bisa menggunakan selang dan nozzle bertekanan tinggi dan mendapat hasil yang sama dengan hanya 3-4 galon air per menit.
  34. Periksa sistem irigasi taman lansekap secara teratur untuk mencari kebocoran atau kerusakan, dan sesuaikan tekanan air dengan spesifikasi peralatan.
  35. Berikan jumlah air yang tepat untuk taman kantor Anda. Tentukan kebutuhan air, dan sesuaikan dengan musim.
  36. Tetapkan anggaran air bulanan untuk lanskap taman kantor berdasarkan kebutuhan air tanaman.
  37. Kurangi luas area rumput di fasilitas kantor. Sebaiknya menggunakan prinsip xeriscape untuk mengurangi penggunaan air pada landscape. Taman xeriscape hanya membutuhkan air separuhnya taman rumput.
  38. Gunakan timer untuk kolam hiasan air mancur, dan gunakan hanya selama jam kerja atau siang hari. Periksa kebocoran jika Anda menggunakan instalasi pengisian ulang otomatis.
  39. Cuci kendaraan perusahaan di tempat cuci mobil yang mendaur ulang air.
  40. Cuci kendaraan perusahaan sesuai kebutuhan alih-alih sesuai jadwal. Atau panjangkan jeda jadwal pencucian.
  41. Pertimbangkan untuk mengubah hiasan air (misal kolam air mancur) high maintenance Anda menjadi taman atau fasilitas seni pemeliharaan rendah.
  42. Saat membeli alat-alat untuk instalasi air (dan listrik), pertimbangkan yang memiliki kemampuan menyesuaikan dengan beban kerja. Peralatan jenis ini lebih hemat air dan energi.
  43. Dukung proyek-proyek reklamasi air limbah untuk keperluan irigasi dan industri.
  44. Kalau ada es batu tersisa dari minuman Anda, jangan dibuang. Tuangkan ke pot tanaman. 🙂

Rating apa yang cocok menurut Anda?

Klik pada bintang!

Rerata rating / 5. Total vote:

Terima kasih atas rating positifnya...

Ikuti kami di media sosial yuk!

Maaf ulasan ini tidak berguna untuk Anda...

Akan kami perbaiki!