Lagi Rame! Bisnis Bibit Ikan Air Tawar Layak Dicoba

ilustrasi kolam ikan air tawar

Usaha dalam bidang perikanan ini membuka kesempatan usaha yang sangat menguntungkan. Dengan berjalannya waktu kesempatan usaha dari pembibitan ikan air tawar ini dapat memberikan pendapatan yang lumayan besar untuk para pelakunya.

Kesempatan usaha dari ikan air tawar ini menggiurkan, sebab konsumen ikan sangatlah banyak. Tingkat konsumsi ikan di Indonesia sangat besar sebab banyak orang yang menggemari daging ikan. Daging ikan ini juga mempunyai kandungan gizi yang sangat baik sehingga ikan dipandang sebagai sumber protein hewani yang lebih baik dibandingkan dengan jenis daging yang lain.

Khususnya dalam daging ikan terdapat asam lemak Omega–3 yang bisa meningkatkan kecerdasan anak–anak dan memperbaiki kondisi otak secara umum. Omega–3 ini sangat baik juga untuk menekan kolesterol dalam darah. Dengan perekonomian Indonesia yang terus berkembang membuat pemahaman warga tentang mengkonsumsi ikan pun ikut berkembang.

Potensi Pasar Ikan Air Tawar

Jumlah ikan dalam kolam air tawar ini sangat pesat, berkisar antara 11% tiap tahunnya. Hal ini menunjukan kalau gairah untuk melaksanakan usaha budidaya ikan air tawar ini terus membesar. Perkembangan produksi ini juga dipengaruhi oleh permintaan pasar yang senantiasa bertambah. Lebih dari 70% produksi ikan air tawar ini terserap oleh pasar dalam negeri. Pulau Jawa dengan penduduk yang padat menjadi penyerap terbanyak.

Jenis Bibit Ikan Air Tawar

Produksi budidaya ikan air tawar ini didominasi oleh jenis ikan lele, ikan mas, gurami, nila, dan patin. Kelima jenis ikan ini menyumbang lebih dari 80% total produksi.

Berikut ini sekilas jenis–jenis, metode budidaya, dan analisa finansial dari masing–masing produksi ikan:

Ikan Lele

Ikan lele lokal umumnya dapat menghasilkan 4000 telur yang siap jadi larva ikan. Adapun ikan lele tipe sangkuriang dapat menciptakan 30.000 sampai dengan 40.000 telur.

Proses penetasan larvanya memerlukan waktu 1 hingga dengan 2 hari, lalu butuh waktu 7 hari sampai larvanya kuat untuk dipindah tempat. Setelah itu waktu yang dibutuhkan yakni 1 hingga dengan 2 bulan untuk proses pembesaran ikan lele ini sampai mempunyai panjang 5–10 centimeter.

Jika Anda ingin memilih bisnis pembibitan ikan lele, hal yang harus dipertimbangkan adalah kualitas dan teknis pemijahan ikan lele yang benar. Sebab hal tersebut akan berpengaruh terhadap kualitas bibit ikan lele nantinya.

Bisnis pembibitan ikan air tawar yang berkualitas perlu juga memperhatikan dan lolos CPIB (Cara Penanganan Ikan yang Baik), Bisnis pembibitan ikan lele ini menjadi peluang bagus untuk memulai usaha, tentu saja karena permintaannya bertambah banyak dari hari ke hari.

Ikan Mas

Proses pembibitan ikan mas di luar persiapan indukan memerlukan waktu 5 sampai dengan 7 hari hingga menjadi larva, kemudian larva dibesarkan hingga berukuran 5 centimeter atau pun mempunyai bobot 2,5 gr.

Sesi pembesaran larva ikan mas ini memerlukan waktu singkat selama satu bulan. Kemudian ikan mas dijual ke peternak pembesaran, fokus proses pembesaran ikan mas pada segmen kedua ini yaitu menghasilkan bibit dengan dimensi 2,5 gr menjadi ikan mas berbobot 50 gr. Waktu yang dibutuhkan satu bulan.

Ukuran ikan mas untuk disantap adalah ikan dengan bobot 50 gr, atau 20 ekor dalam tiap kg-nya, menjadi 4 ekor ikan per kgnya atau sekitar 250 gr per ikan. Tahapan ini memerlukan waktu 3 tahun.

Ikan Gurame

Pembibitan ikan lele ini memerlukan tahapan mulai dari pemijahan, penetasan telur, dan pemeliharaan larva. Biasanya larva yang telah menetas dan mempunyai usia 8 hingga 9 hari sudah siap untuk dipindahkan dan didederkan.

Kemudian dibutuhkan waktu pendederan selama 170 hari agar tercipta benih yang siap untuk dibesarkan. Pembesaran ikan gurame hingga dapat dikonsumsi dengan bobot 1 kilogram tiap ekornya – dari bibit sebesar 250 gram/ekor – membutuhkan waktu 4 bulan.

Ikan Nila

Proses budidaya ikan nila ini sangat cocok apabila dicoba pada wilayah yang memiliki sumber air yang bersih. Ikan nila ini sangat mudah dipelihara, dan kendala hama serta penyakitnya tidak banyak.

Proses pembibitan ikan nila ini juga lumayan gampang. Sejoli indukan bisa menghasilkan antara 250 hingga 1000 butir telur. Telur yang sudah dihasilkan tadi akan menetas menjadi larva antara 10 sampai dengan 13 hari di dalam mulut indukan hingga siap buat didederkan. Waktu persiapan telur sampai menjadi benih berdimensi 5 hingga 8 centimeter dibutuhkan waktu selama 60 hari.

Pembesaran ikan nila ini sangat cepat, tipe ikan nila GIFT (Genetic Improvement of Farmed Tilapia) bisa berkembang sampai 4,1 gr per harinya. Ikan nila betina serta jantan mempunyai kemampuan yang berbeda dalam pertumbuhannya, ikan nila jantan dapat berkembang 40% lebih cepat dibandingkan dengan ikan nila betina. Apabila sudah tercapai bobot 200 gr, perkembangan ikan nila betina melambat secara signifikan, tetapi ikan nila jantan masih terus berkembang.

Dengan berkembangnya teknologi saat ini terdapat teknologi jantanisasi. Sehingga seluruh ikan nila bisa menjadi ikan jantan. Nila tipe GIFT ini bisa disantap saat bobotnya mencapai 5 ekor per kg-nya, serta dibutuhkan waktu selama 4 bulan buat pembesarannya pada kolam air tawar.

Ikan Patin

Pembibitan ikan patin ini memerlukan keahlian spesial dan wajib dilakukan oleh tenaga yang terlatih. Pembesaran dari larva ikan hingga menjadi ikan siap ditebar pada kolam pembesaran membutuhkan waktu 3 sampai 4 minggu.

Terdapat 3 sesi pembesaran larva, yaitu pada usia 1–9 hari, 10–13 hari, dan 14–21 hari. Ikan patin ini bisa dibesarkan dengan kepadatan 20 hingga dengan 30 ekor per meter kubik kolam.

Tidak ada patokan dimensi ikan patin yang siap disantap, sebab terhantung selera pasar masing–masing wilayah. Budidaya pembesaran ikan patin hingga panen memerlukan waktu 6 bulan, bila lebih dari itu pemeliharaan tidak murah lagi.

Pemasaran Ikan Air Tawar

Konsumen untuk ikan air tawar ini bisa berasal dari usaha rumah makan, usaha pemancingan, penjual ikan di pasar dan masih banyak lagi lainnya. Harga jual dari ikan ini cukup bervariasi; untuk ikan mas Rp28.000/kg, ikan nila Rp13.000/kg, ikan lele Rp12.000/kg, ikan patin Rp14.000/kg, dan untuk ikan gurami Rp40.000/kg.

Kendala Usaha Ikan Air Tawar

Kendala yang biasa dihadapi ialah terbatasnya suplai air pada musim kemarau, jadi dalam memenuhi kebutuhan oksigen di kolam perlu dibantu dengan blower. Kendala lainnya adalah pada musim tertentu jenis ikan tertentu bisa sangat mudah terserang penyakit.

Untuk persaingan yang ada di pasaran tentu tidak terlalu besar kendalanya karena kebutuhan konsumen ikan sangat tinggi, sehingga semua pengusaha ikan yang berminat masih cukup terbuka lebar dalam menjalankan bisnis pembibitan ikan air tawar ini.

Bagaimana anda mau mencobanya?