Ulasan 3 Model Ayunan Bayi Rotan untuk Mencegah Shaken Baby Syndrome

Ayunan Bayi Rotan Sintetis Tradisional

Model ayunan bayi dari rotan sintetis dengan model tradisional memiliki penampilan yang tidak jauh berbeda dengan ayunan rotan asli. Hanya saja jalinan rotannya terlihat jauh lebih rapi karena dikerjakan dengan mesin. Untuk urusan harga, ayunan bayi rotan sintetis bisa lebih murah. Sayang daya tahannya juga biasanya tidak seawet ayunan rotan asli.

Editor's Rating:
4.6

Ayunan bayi berbahan rotan ini memang sangat tradisional karena sudah digunakan oleh para ibu sejak zaman dulu kala. Dibandingkan dengan ayunan modern, desain ayunan dari rotan ini tampak kuno dan ketinggalan zaman. Boleh dikatakan tidak ada inovasi berarti terkait ayunan bayi dari rotan ini.

Tetapi terlepas dari desainnya yang jadul itu, ayunan bayi rotan justru menawarkan lebih banyak manfaat dibandingkan ayunan bayi lainnya. Salah satunya adalah harga yang jauh lebih terjangkau dari pada ayunan bayi modern.

Mengayunkan bayi secara perlahan menggunakan ayunan rotan merupakan salah satu cara yang efektif sebagai satu bentuk stimulasi ketika sedang mengasuh bayi. Tindakan ini sering dilakukan ketika hendak tiba waktunya bagi bayi untuk beristirahat siang atau pun malam. Kebiasaan mengayunkan bayi secara perlahan ini ternyata memiliki berbagai manfaat yang mendukung proses tumbuh kembang bayi.

Untuk beberapa alasan, bagi orangtua yang sedikit mengalami kesulitan dalam pengendalian emosi, lebih baik tidak menggunakan ayunan bayi dari besi, karena bisa memicu orangtua mengayun bayi dengan sangat kuat sehingga menimbulkan goncangan pada bayi. Pilihlah ayunan lain yang tidak menggunakan per besi.

Shaken Baby Syndrome

Shaken Baby Syndrome adalah bentuk trauma pada anak berupa goncangan yang kuat pada kepala. Bayi yang berusia kurang dari 2 tahun memiliki resiko paling besar terkena sindrom ini.

Shaken Baby Syndrome ini terkadang terjadi tanpa disadari oleh orangtua yang mengayun-ayun bayi dengan terlalu kencang. Bisa jadi karena terlalu bersemangat saat bermain bersama anak, membuat anak tertawa keras dengan mengguncang-guncang tubuhnya.

Bisa juga karena rasa kesal akibat bayi yang tidak berhenti menangis, orangtua beranggapan dengan mengayunkan bayi sekencang mungkin bayi akan berhenti menangis. Padahal goncangan yang disebabkan oleh per ayunan yang diayun keras akan berdampak fatal pada otak bayi. Bahkan bisa menimbulkan pendarahan otak.

Karena struktur tubuh bayi yang masih sangat lemah, guncangan atau efek ayunan bayi yang kuat dapat menyebabkan terjadinya tarikan atau peregangan antara otak dengan selaput otak yang melekat pada tulang kepala.

Peregangan ini dapat menyebabkan terjadinya kerusakan pembuluh darah yang menghubungkan antara otak dengan selaput otak. Gejala yang paling ringan pada bayi yang terkena sindrom tersebut adalah perdarahan di retina (selaput jala) mata dan jangka panjang dapat menyebabkan kebutaan.

Sindrom bayi terguncang akan sulit untuk dideteksi karena seringkali tidak ada tanda-tanda yang jelas dari kekerasan yang terjadi. Sebaliknya, bayi mungkin memiliki gejala yang samar, seperti muntah atau kurang nafsu makan.

Pada awalnya, gejala-gejala ini mungkin tampak terkait dengan infeksi, seperti flu atau infeksi ginjal. Sayangnya, sindrom bayi tergoncang mungkin tidak terdeteksi sampai kekerasan dilakukan berulang-ulang atau cedera yang lebih parah terjadi.

Oleh karena itu berhati-hatilah saat mengayun anak. Jika merasa tidak yakin dengan posisi anak ketika mengayunnya dengan tangan, lebih baik mengayun anak menggunakan ayunan.

Jika ayunan bayi dengan per besi tidak dianjurkan, adakah jenis ayunan lain yang aman untuk bayi?

Tentu saja ada, ayunan ini sudah dikenal sejak zaman dulu, ketika orang-orang belum menggunakan per besi sebagai bahan untuk ayunan, yaitu ayunan bayi rotan.

Manfaat Ayunan Bayi

Ayunan bayi memiliki banyak manfaat. Berikut ini beberapa kegunaan dan manfaat dari ayunan rotan untuk bayi.

  • Memberikan efek relaksasi

Untuk tidur siang atau pun malam, ayunan yang diayun perlahan secara konstan bisa memberikan efek menenangkan atau relaksasi bagi bayi, sehingga bayi bisa mendapatkan tidur yang berkualitas. Hingga saat ini, buaian masih merupakan cara yang paling efektif dalam menenangkan perasaan bayi.

  • Meningkatkan ikatan orangtua dan anak

Menurut sejumlah penelitian, ikatan atau bonding antara bayi dan orangtua akan semakin kuat ketika bayi berada dalam dekapan orangtua yang mengayun dan membuai dengan perlahan dan penuh kasih sayang. Nah, mengayunkan anak dengan ayunan juga sama, karena posisi bayi yang menghadap orangtuanya saat diayun memungkinkan terjadinya kontak mata, sehingga memperkuat ikatan antara orangtua dan bayi.

  • Mengusir rasa gerah

Bayi mudah merasa gerah terutama sekali ketika suhu udara meningkat. Akibatnya bayi akan mengeluarkan keringat berlebih yang tentu saja membuatnya tidak nyaman. Mengayunkan bayi secara perlahan dengan ayunan bisa bermanfaat mengusir rasa gerah, bayi pun jadi senang dan gembira.

Tertarik untuk membeli ayunan rotan untuk bayi Anda?

Saat ini banyak model ayunan bayi rotan yang dijual di pasaran. Semua desainnya tampak bagus dan menarik walaupun sama-sama saja untuk model yang dibuat di dalam negeri. Tetapi tidak semua aman untuk bayi. Ada jenis ayunan rotan tertentu yang bisa menimbulkan dampak alergi pada anak.

Agar bayi Anda tidak cedera karena ayunan rotan yang digunakan, sebaiknya Anda lihat dulu ragam pilihan ayunan bayi dari rotan yang tersedia di pasaran.

1. Ayunan Bayi Rotan Ayun Samping

ayunan bayi rotan mengayun ke samping

Ayunan bayi rotan ayun samping ini berbentuk sangat klasik dengan rotan sebagai bahan utama. Kuat, awet dan tahan lama, bisa digunakan hingga bayi berusia 3 tahun. Berat sekitar 8.7 kg. Ayunan bayi rotan ini sudah dilengkapi dengan kasur bayi, jadi Anda tidak perlu lagi pusing mencari kasur yang pas untuk digunakan dalam ayunan.

Terkait: Ayunan Bayi Modern (Baby Bouncer) untuk Stimulasi Pertumbuhan Anak

Ayunan bayi rotan ini aman digunakan untuk bayi karena tidak menggunakan per. Sistim ayun nya bukan atas bawah, tetapi ke samping kiri dan kanan dengan posisi titik ayun yang pendek, sehingga bayi terhindar dari goncangan berlebih.

Namun jangan mengayunkan bayi di ayunan ini ketika bayi baru saja makan atau minum susu, karena bisa menyebabkan bayi pusing dan mual. Ayunlah bayi dengan jarak minimal 1 jam setelah makan.

Kelebihan produk:

  • Terbuat dari bahan rotan alami, sehingga anak terhindar dari zat-zat kimia berbahaya.
  • Keranjang ayunan memiliki sirkulasi udara yang lepas sehingga anak tidak gerah.

Kekurangan produk:

  • Jika tidak dipasangkan kelambu, bayi rentan digigit nyamuk.

Harga: Rp405.000

2. Ayunan Bayi Rotan Model  Perahu

ayunan bayi rotan model perahu, mengayun depan-belakang

Ayunan bayi rotan model perahu ini masih berbahan utama rotan, ayunan bayi rotan ini dibuat dengan bentuk perahu. Bagian kakinya dibuat menyerupai kursi goyang. Jadi sistem ayun ayunan bayi ini berupa goyangan lembut seperti kursi goyang, menghindarkan bayi dari Shaken Baby Syndrome. Ayunan nya yang lembut bisa menenangkan bayi hingga membuat bayi tertidur dengan nyaman hingga pulas.

Namun harus diingat betapa pun pulasnya bayi di ayunan ini, tetap saja jangan biarkan bayi tidur terlalu lama di ayunan. Hal ini tentu saja berdampak tidak bagus bagi tumbuh kembangnya. Terlebih lagi jika bayi Anda sudah bisa menelungkup, dikhawatirkan tanpa diketahui bayi Anda menelungkup tapi tidak bisa berbalik lagi karena ruang gerak yang sempit di dalam keranjang. Jika sampai hal ini terjadi, kejadian fatal pun bisa terjadi. Jadi awasi terus bayi Anda selama ia berada dalam ayunan bayi rotan ini.

Dengan ukuran 28 x 52 x 82 cm, ayunan ini bisa digunakan sampai anak berusia sekitar 2 tahun.  Ayunan rotan model perahu ini juga sudah dilengkapi dengan kasur bayi yang empuk  dan nyaman untuk bayi.

Kelebihan produk:

  • Desainnya unik berbentuk perahu.
  • Ayunan tidak kencang, bisa digunakan untuk bayi baru lahir.

Kekurangan produk:

  • Karena ayunan pelan, biasanya kurang efektif untuk bayi yang sudah besar.
  • Rentan terbalik jika digoyang terlalu kencang.

Harga: Rp300.000

3. Ayunan Bayi Rotan Sintetis

ayunan bayi rotan sintetis warna merah dan hijau

Model ayunan bayi dari rotan sintetis memiliki penampilan yang tidak jauh berbeda dengan ayunan rotan asli. Hanya saja jalinan rotannya terlihat jauh lebih rapi karena dikerjakan dengan mesin. Untuk urusan harga, ayunan bayi rotan sintetis bisa lebih murah. Sayang daya tahannya juga biasanya tidak seawet ayunan rotan asli.

Namun ada yang mesti diperhatikan ketika membeli ayunan dari kayu/rotan sintetis ini untuk bayi Anda. Pastikan terlebih dahulu bayi tidak alergi dengan kandungan yang ada pada rotan sintetis. Karena ada beberapa kasus terjadi, bayi mengalami reaksi alergi berupa ruam ketika menggunakan ayunan rotan sintetis.

Untuk lebih amannya, bisa dicoba beberapa saat sebelum membeli untuk melihat reaksi alergi pada bayi, atau jika memang harus dibeli gunakan pelapis agar bayi terlindung dari zat-zat bahan sintetis secara langsung.

Ayunan bayi rotan sintetis ini juga memiliki beberapa model. Ada yang digantung, ada juga yang berkaki. Apapun modelnya, yang pasti terdapat keranjang ayunan rotan untuk menampung bayi. Keranjang ayunan inilah yang harus dipastikan aman untuk bayi.

ayunan bayi kayu sintetis, mengayun depan-belakang, warna biru pastel

Kelebihan produk:

  • Harga mungkin lebih murah.
  • Penampilan bisa lebih menarik

Kekurangan produk:

  • Bisa menimbulkan alergi pada bayi dengan kulit sensitif.

Harga: Rp345.000 – Rp1.500.000

Pada dasarnya mengayun bayi adalah salah satu bentuk kasih sayang orangtua kepada anaknya. Tetapi mengayun anak dengan kedua tangan beresiko banyak hal. Bayi bisa cedera tulang, terjatuh, atau terbentur benda lainnya di rumah. Karena itu lebih baik mengayun bayi dengan bantuan alat seperti ayunan bayi.

Namun ayunan tidak bisa menggantikan kontak fisik manusia, karena itu tidak dianjurkan membiarkan bayi tidur di ayunan dalam waktu lama.  Manfaatkanlah ayunan bayi untuk menenangkan bayi atau untuk membantu ibu sejenak lepas dengan bayi agar bisa melakukan pekerjaannya. Tetapi jangan pernah jadikan ayunan bayi sebagai pengganti baby sitter. Apapun alasannya, kontak fisik ibu dan bayi adalah yang paling dibutuhkan oleh bayi.

Jadi ibu harus bisa mengelola emosi dengan baik saat bersentuhan dengan bayi agar bayi aman dan terhindar dari shaken baby syndrome.